Sudah pernah lihat iklan yang ada kata-kata “… kalau ada yang tarifnya murah ke semua operator, gue kawin ama monyet…” Dan kemudian di akhir tayangan iklan tersebut ada adegan tokoh iklan tersebut di jok belakang sebuah mobil mewah dengan seekor monyet berpakaian pengantin wanita.
Lucu memang iklan tersebut. Dan lebih lucu lagi bila Anda melihat persyaratan untuk tarif operator yang hanya Rp.0,1 tersebut.
Memang tarifnya sedemikian, tetapi hanya dihitung mulai menit ke 3 dan itupun untuk sesama pelanggan operator yang bersangkutan. Katanya ke semua operator? Benar ke semua operator tetapi dengan perhitungan yang sangat ruwet.
Tarif tersebut berlaku hanya semenit untuk setiap tiga menit. Jadi pelanggan akan menikmati tarif tersebut di menit ke 3, 6, 9, 12 dan seterusnya. (Tapi bisa jadi juga saya salah, jadi cek saja langsung ke sini )
Mengapa bisa demikian? Berarti pelanggan dibohongi dong? Sampai kawin dengan monyet segala?
Bukankah di negara ini ada Komite Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU)? YLKI dan segala macam institusi lain tidak berarti bagi pelanggan yang berupa konsumen perusahaan komunikasi ya?
Waduh, saya tidak tahu dengan kinerja mereka. Karena toh saya tidak tahu menahu dengan penghasilan institusi tersebut untuk membayar anggotanya.
Jadi?
>
Mau dilanjutkan?
Selasa, 05 Februari 2008
Kawini Monyet
Diposting oleh
Ardian
di
03.11
0
komentar
Label: Telekomunikasi
Langganan:
Komentar (Atom)